Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia – Tanggung jawab utama departemen sumber daya manusia merupakan untuk menjauhi praktek-praktek yang tidak sehat (semisal: mogok kerja, demonstrasi).

Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pemimpin dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis pekerjaan, penilaian pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi, dan pemutusan ikatan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan.

Manajemen sumber daya manusia merupakan kemampuan yang adalah aset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi bisnis, yang mampu diwujudkan menjadi kemampuan nyata (real) secara raga dan non raga dalam mewujudkan eksistensi organisasi (Sulistiyani dan Rosidah, 2009: 11).

Manajemen sebagai ilmu dan seni untuk mencapai suatu tujuan melalui aktivitas orang lain. maksudnya, tujuan mampu dicapai apabila dilakukan oleh satu orang ataupun lebih. sedangkan itu manajemen sumber daya manusia sebagai suatu bidang manajemen yang khusus mempelajari ikatan dan peranan manusia dalam suatu perusahaan.

Manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian penerapan dan pengendalian (Veithzal, 2009: 1).

Manajemen sumber daya manusia adalah aktivitas yang mengatur tentang cara pengadaan tenaga kerja, melaksanakan pengembangan, memberikan kompensasi, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja melalui proses-proses manajemen dalam rangka mencapai tujuan organisasi (Yuli, 2005: 15).

Manajemen sumber daya manusia terdiri atas serangkaian keputusan yang terintegrasi tentang ikatan ketenagakerjaan yang mempengaruhi daya guna karyawan dan organisasi. Manajemen sumber daya manusia adalah aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan agar sumber daya manusia di dalam organisasi mampu dipakai secara efektif guna mencapai bermacam tujuan.

beragam pendapat tentang pengertian manajemen sumber daya manusia, antara lain: adanya yang menciptakan Human Resources, ada yang mengartikan sebagai man power management serta ada yang menyertakan dengan pengertian manajemen sumber daya manusia sebagai personal (personalia, kepegawaian, dan sebagainya).

Manajemen Sumber Daya Manusia mengatur dan menetapkan program kepegawaian yang mencakup masalah-masalah sebagai berikut:

Menetapkan jumlah, mutu, dan penempatan tenaga kerja yang efektif sesuai dengan kebutuhan perusahaan berdasarkan job description (pembagian tugas dan tanggung jawab), job specification (spesifikasi pekerjaan), job reqruitment (ketentuan pekerjaan), dan job evaluation (penilaian pekerjaan). Menetapkan penarikan, seleksi, dan penempatan karyawan berdasarkan asa the ringht man in the right place and the right man in the right job (menempatkan karyawan pada tempat dan kedudukan yang pas). Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi, dan pemberhentian. Meramalkan penawaran dan permintaan sumber daya manusia pada masa yang akan datang. Memperkirakan keadaan perekonomian pada lazimnya dan peningkatan perusahaan pada spesialnya. Memonitor dengan teliti undang-undang perburuhan dan kebijaksanaan pemberian balas jasa perusahaan-perusahaan sejenis. Memonitor kemajuan metode dan peningkatan serikat buruh. melakukan pendidikan, latihan dan penilaian produktivitas karyawan. Mengatur mutasi karyawan baik vertikal ataupun horizontal. Mengatur pensiun, pemberhentian, dan pesangonnya. Tujuan utama manajemen sumber daya manusia merupakan untuk tingkatkan kontribusi pegawai terhadap organisasi dalam rangka mencapai produktivitas organisasi yang bersangkutan. Hal ini mampu di pahami karena semua aktivitas organisasi dalam mencapai tujuan, tergantung kepada manusia yang mengelola organisasi yang bersangkutan. Oleh karena itu, sumber daya manusia tersebut harus dikelola agar mampu berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan organisasi.

Adapun Fungsi-fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Menurut Cherrington (1995: 11) ialah:

a. Staffing/Employment
Fungsi ini terdiri dari 3 kegiatan penting, ialah perencanaan, penarikan, dan seleksi sumber daya manusia. sesungguhnya para manajer bertanggung jawab untuk mengestimasi kebutuhan sumber daya manusia. Dengan semakin berkembangnya perusahaan, para manajer menjadi lebih tergantung pada departemen sumber daya manusia untuk mengumpulkan data mengenai komposisi dan keahlian tenaga kerja saat ini.

walaupun penarikan tenaga kerja dilakukan seluruhnya oleh departemen sumber daya manusia, departemen lain tetap ikut serta dengan mengadakan deskripsi dari spesifikasi pekerjaan untuk membantu proses penarikan.

Dalam proses seleksi, departemen sumber daya manusia melaksanakan penyaringan melalui wawancara, tes, dan menyelidiki latar belakang pelamar. Tanggung jawab departemen sumber daya manusia untuk pengadaan tenaga kerja ini semakin bertambah dengan adanya hukum tentang peluang kerja yang sama dan bermacam ketentuan yang dibutuhkan perusahaan.

b. Performance Evaluation
Departemen sumber daya manusia dan para manajer. Para manajer menanggung tanggung jawab utama untuk mengevaluasi bawahannya dan departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menumbuhkan bentuk penilaian kinerja yang efektif dan membenarkan bahwa penilaian kinerja tersebut dilakukan oleh seluruh bagian perusahaan.

Departemen sumber daya manusia juga perlu melaksanakan pelatihan terhadap para manajer tentang gimana membuat standar kinerja yang baik dan membuat penilaian kinerja yang akurat.

c. Compensation
Dalam hal kompensasi/reward dibutuhkan suatu koordinasi yang baik antara departemen sumber daya manusia dengan para manajer. Para manajer bertanggung jawab dalam hal kenaikan honor, sebaliknya departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk menumbuhkan struktur honor yang baik.

Sistem kompensasi yang membutuhkan penyeimbang antara pembayaran dan manfaat yang diberikan kepada tenaga kerja. Pembayaran meliputi honor, bonus, insentif, dan pembagian keuntungan yang diterima oleh karyawan. Manfaat meliputi asuransi kesehatan, asuransi jiwa, cuti, dan sebagainya. Departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk membenarkan bahwa kompensasi yang diberikan bertabiat kompetitif diantara perusahaan yang sejenis, adil, sesuai. dengan hukum yang berlaku (semisal: UMR), dan memberikan motivasi.

d. Training and Development
Departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk membantu para manajer menjadi pelatih dan penasehat yang baik bagi bawahannya, menciptakan program pelatihan dan pengembangan yang efektif baik bagi karyawan baru (orientasi) ataupun yang sudah ada (pengembangan keahlian), ikut serta dalam program pelatihan dan pengembangan tersebut, memperkirakan kebutuhan perusahaan akan program pelatihan dan pengembangan, serta mengevaluasi efektifitas progam pelatihan dan pengembangan. Tanggung jawab departemen sumber daya manusia dalam hal ini juga menyangkut permasalahan pemutusan ikatan kerja Tanggung jawab ini membantu restrukturisasi perusahaan dan memberikan pemecahan terhadap konflik yang terjalin dalam perusahaan.

e. Employe Relations
Dalam perusahaan yang memiliki serikat pekerja, departemen sumber daya manusia berfungsi aktif dalam melaksanakan perundingan dan mengurus permasalahan persetujuan dengan pihak serikat pekerja. Membantu perusahaan menghadapi serikat pekerja adalah tanggung jawab departemen sumber daya manusia. sehabis persetujuan disepakati, departemen sumber daya manusia membantu para manajer tentang gimana mengurus persetujuan tersebut dan menjauhi keluhan yang lebih banyak.

Tanggung jawab utama departemen sumber daya manusia merupakan untuk menjauhi praktek-praktek yang tidak sehat (semisal: mogok kerja, demonstrasi). Dalam perusahaan yang tidak memiliki serikat kerja, departemen sumber daya manusia dibutuhkan untuk ikut serta dalam ikatan karyawan. Secara umum, para karyawan tidak bergabung dengan serikat kerja bila honor mereka cukup mencukupi dan mereka percaya bahwa pihak perusahaan bertanggung jawab terhadap kebutuhan mereka.

Fungsi Manajemen SDM

Manajemen SDM penting bagi sebuah perusahaan, SDM adalah sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Perusahaan akan mampu berkembang pesat bila memiliki sumber daya manusia yang bernilai dan unggul.

Oleh karena seperti itu perusahaan berhak melaksanakan manajemen terhadap sumber daya manusia yang dimilikinya agar mutu SDM tidak menyusut dan mampu bernilai dengan baik.

Sudah mutlak menjaid tugas manajemen SDM untuk mengelola keahlian manusia seefektif mungkin, agar keefektifan itu diperoleh satuan SDM yang akan merasa puas dan bisa memuaskan pihak lain. Pihak lain tersebut bisa orang lain, atasan ataupun pihak perusahaan. Manajemen sumber daya manusia memiliki fungsi dan tugas tertentu. Fungsi seperti itu yang akan mengatur SDM yang ada di sebuah perusahaan.

Manajemen SDM memiliki bermacam fungsi, antara lain merupakan sebagai berikut:

1. Fungsi Manajerial

Fungsi ini terdapat 4 berbagai fungsi. antara lain merupakan sebagai berikut:

a) Perencanaan, fungsi ini akan mengarahkan kepada setiap orang bahwa perencanaan adalah bagian terutama karena tahap perencanaan ini menyita banyak waktu dalam proses manajemen.

Untuk manajer SDM, perencanaan buatnya harus menentukan program bagi karyawannya yang adalah suember dari SDM nya dimana karyawan memiliki fungsi sebagai sarana untuk mencapai sasaran dan tujuan dari perusahaan. Manajer juga akan mengatur orang-orang yang mampu menyelesaikan tugas dan kewajiban yang harus dibebankan kepada karyawan itu demi kepentingan perusahaan. Dalam setiap perusahaan karyawan memiliki tugas dan gunanya masing-masing.

b) Pengorganisasian, saat semua rencana sudah disusun, maka untuk melakukan semua hal yang telah direncanakan harus diorganisasikan ataupun dibicarakan.

Pengorganisasian adalah alat untuk mampu mencapai sasaran secara efektif oleh karena itu diharapkan mampu membagi tugas dan tangung jawab terhadap setiap karyawan yang bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

c) Pengarahan, untuk mampu melaksanakan aktivitas yang telah direncanakan biar mampu berjalan secara efektif maka dibutuhkan arahan dari manajer. Untuk perusahaan dan organisasi yang besar biasanya pengarahan bisa dilakukan oleh manajer itu sendiri, namun pengarahan itu mampu didelegasikan kepada orang lain yang memiliki wewenang untuk hal itu.

d) Pengendalian, fungsi pengendalian bermanfaat dalam mengatur aktivitas agar semua aktivitas di dalam perusahaan dan organisasi bisa berjalan sesuai dengan rencana. tidak hanya itu pengendalian juga dimaksudkan agar bisa mencari jalan keluar ataupun pemecahan saat terjalin hambatan penerapan aktivitas.

2. Fungsi Operasional

Fungsi ini terdapat 6 berbagai fungsi, fungsi tersebut merupakan sebagai berikut:

a) Pengadaan tenaga kerja dan Pengadaan SDM, seorang manajer memiliki tujuan untuk mampu memperoleh tipe dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan penuhi ketentuan. Karyawan yang direkrut juga harus sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh perusahaan itu jangan sampai salah rekrut.

b) Pengembangan, dengan tersedianya SDM yang memnuhi ketentuan maka perusahaan perlu melaksanakan pengembangan tenaga sampai pada taraf-taraf tertentu sesuai dengan peningkatan perusahaan itu.

c) Kompensasi merupakan fungsi manajemen yang sama berartinya dengan perencanaan. Melalui fungsi ini perusahaan akan memberikan berbentuk balas jasa yang mencukupi dan sesuai dengan kesepakatan kepada karyawan.

d) Pengintegrasian, integrasi adalah aktivitas manajemen bertujuan rekonsiliasi kepentingan-kepentingan karyawan dalam satu perusahaan.

e) Pemeliharaan merupakan keahlian ataupun berbentuk kemampuan dari SDM yang bisa dimiliki oleh perusahaan.

f) PHK ataupun pemutusan ikatan kerja merupakan fungsi perusahaan yang berhak untuk melaksanakan pe, mutusan ikatan kerja.

Manfaat Manajemen SDM

Manejemen yang dilakukan tentu memiliki manfaat yang dapat diperoleh SDM itu sendiri.

tidak hanya itu perusahaan bisa melaksanakan poengarahan kepada para karyawan yang menjadi sumber daya manusia yang ada di perusahaan itu agar lebih produktif dan lebih bernilai dalam bekerja. Begitu berartinya melaksanakan manajemen karyawan bagi seb uah perusahaan, bila ada perusahaan yang tidak berkembang dan tidak maju maka penting bagi perusahaan tersebut untuk lekas melaksanakan manajemen SDM.

Leave a Comment